saya adalah mahasiswa Pendidikan teknik elektro di salah satu universitas negeri di kota semarang sebut saja UNNES (Universitas Negeri Semarang).
Baru di semester 4 saya sadar kalau saya ada di prodi pendidikan…lho? dan baru di semester 4 pula saya mempunyai semangat unutk menjadi seorang pendidik yang baik, baik disini adalah baik menurut penggamatan saya ( narsis nggak y?).
Entah menggapa saya menjadi bersemangat menjadi pendidik, walaupun banyak hal di dunia pendidikan yang disebelah-matakan oleh banyak orang, tentang 20% yang tak kunjung direalisasikan, masih banyak guru yang bertitel kan “tidak tetap”, “bantu”, “tanpa tanda jasa”, ujian akhir yang menentukan, sertifikasi, dll. Mengapa saya tertarik menjadi seorang pendidik walaupun background dari kelurga saya tidak banyak yang menjadi seorang pendidik (ada Pak De saya tapi sudah pensiunan guru),
Adalah tentang pengabdian kepada orang lain, tentang bagaimana membantu orang lain ( oranglain di generasi selanjutnya).
Salah satu sudut pandang yang mengilhamisaya adalah ketika melihat seminarnya pak Amien Rais di TV (maklum masih belum berpenghasilan….), begini ceritanya “…ada salah satu Tabloid ekonomi Dunia yang berulang tahun, dan mereka menyuruh pemimpin dunia untuk membuat artikel perekonomi dunia. Presiden Singapura ditunjuk unutk membuat perekonomian asia tenggara. Beliau menulis tentang peringkat perekonomian negara-negara di asia tenggara tahun 2020. Diartikel tersebut hasilnya… no.1 Singapura..no.2 Malaysia, dan dimana kita kita di nomor terakhir di kawasan asia tenggara..”. Gila…… kita diprediksikan di nomor terakhir. Menggapa saya percaya analisis begituan karena pada waktu Krismon, kita kemarin diramal (lagi) bahwa bangsa ini baru keluar krisis 10 tahun lagi.
Dan sekali lagi benar adanya, 10 tahun kemudian kita masih terbelenggu dalam krisis, (walaupun Pak Yusuf Kalla menggatakan kita udah keluar dari krisis). Tapi rasanya masih krisis pak…
Itulah sekelumit pemikiran saya tentang “usaha saya” memajukan bangsa ini. Akhirnya tiba saatnya belajar lagi unutk menjadi seorang pendidik yang baik, ( yang keren seperti GTO he.. ). Salam pendidikan!
nb: saya juga selalu menulis “untuk” dengan “unutk”. sory dah kebiasaan.. ada lagi saya juga seorang yang narsis… he….

No comments yet
Pengumpan komentar untuk artikel ini